Desa Lape

Kec. Lape, Kab. Sumbawa
Prov. Nusa Tenggara Barat

Loading

Desa Lape

Cuti Bersama

Cuti Bersama Hari Suci Nyepi

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA LAPE KECAMATAN LAPE KABUPATEN SUMBAWA - NTB | DESA SMART

Berita Desa

Komentar Terbaru

Kategori

Musyawarah masyarakat Desa Kamis 19 Februari Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKL Stikes Griya Husada Program Studi D3 Kebidanan mengangkat masalah Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan Stunting yang diikuti Bapak Kepala Desa Lape,Bapak Joni Ardiansyah A.Md,Kepala Dusun seDesa Lape, Bapak dan Ibu Pembimbing dan perwakilan kader Posyandu seDesa Lape.Dalam hal musyawarah ini mahasiswa KKL melaporkan hasil Kerja Lapangan selama 5 minggu yang dilakukan di beberapa posyandu yaitu posyandu Karang Balita di dusun Unter Malang,Posyandu Bina Bersama di dusun Bahagia,Posyandu Karya Bakti 1 dan Posyandu Karya Bakti II yang bertempat di dusun Batu Paraga.Mahasiswa melakukan penelitian kepada 1 ibu Hamil yang mengalami KEK dengan data-data sebagai berikut.

“Prioritas masalah di Dusun unter malang ditetapkan pada kasus ibu hamil usia 19 tahun dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK). Penetapan ini diambil berdasarkan kriteria Urgency (kegawatan), dimana kondisi KEK pada ibu hamil berisiko tinggi menyebabkan komplikasi kehamilan sepertianemia, BBLR, dan persalinan prematur. Kasus ini dikategorikan sebagaired flag yang memerlukan penanganan lintas sektor secara segera, karena
status gizi ibu yang buruk tidak hanya mengancam keselamatan ibu, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan dan perkembangan janin.”KEK (Kekurangan Energi Kronik) pada ibu hamil adalah kondisi ketika ibu mengalami kekurangan asupan energi dan protein dalam jangka waktu lama, sehingga cadangan energi tubuh tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin selama kehamilan. Kondisi ini menunjukkan
bahwa status gizi ibu berada di bawah normal dan membutuhkan penanganan khusus.Dampak KEK1. Mudah lelah dan lemah karena cadangan energi tubuh rendah.2.  Anemia (kurang darah) → ibu tampak pucat, pusing, berisiko pingsan 3.Daya tahan tubuh menurun → lebih mudah terkena infeksi 4.Risiko komplikasi kehamilan meningkat, seperti:
•perdarahan saat hamil atau melahirkan,
•persalinan lama,
•risiko preeklamsia 5.Pemulihan pasca persalinan lebih lama. 6.Meningkatkan risiko kematian ibu pada kondisi berat.Upaya Pencegahan KEK yaitu : Perbaikan Pola Makan & Asupan Gizi
Konsumsi makanan bergizi seimbang: karbohidrat, protein (hewani & nabati), lemak sehat, sayur, dan buah. Tambahkan porsi makan ibu hamil (lebih sering tapi sedikit-sedikit jika
mual). Perbanyak sumber protein (telur, ikan, tempe, tahu, daging) Cukupi cairan (air putih). Suplementasi & PMT Rutin minum Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran tenaga kesehatan. Mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamilberisiko KEK. Konsumsi suplemen sesuai anjuran petugas kesehatan (asam folat, zat besi, dll).Pemeriksaan Kehamilan Rutin (ANC). Kontrol kehamilan secara teratur di puskesmas/posyandu.Pemantauan berat badan dan LILA. Deteksi dini bila mulai terjadi penurunan status gizi. Edukasi & Dukungan Keluarga adalah Edukasi tentang gizi ibu hamil dan pentingnya makan cukup. Dukungan suami/keluarga dalam pemenuhan makanan bergizi. Menghindari pantangan makanan yang tidak berdasar. Pencegahan Penyakit. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Segera berobat bila sakit (diare, infeksi, dll). Istirahat cukup dan kelola stres. Pencegahan Sejak Remaja. Pemenuhan gizi sejak remaja putri. Pencegahan kehamilan usia terlalu muda. Edukasi gizi dan kesehatan reproduksi.Tindakan KEK Memberikan KIE tentang nutrisi yang dibutuhkan pada ibu hamil serta tindakan yang akan kita berikan pada ibu dikunjungi berikutnya. Memastikan apa ibu makan makanan yang bergizi seperti protein,
karbohidrat dan vitamin. Memberikan sedikit bantuan nutrizi kepada ibu seperti sayuran,protein hewani,protein nabati,dan buah-buahan membantu ibu cara mengelolah
sayur yang baik dan benar memastikan ibu untuk rutin mengkomsumsi tablet tambah darah mendampingi ibu melakukan pemeriksaan diposyandu“Prioritas masalah di Dusun Unter Malang ditetapkan pada kasus ibu hamil.Selain itu Mahasiswa juga melakukan penelitian tentang anak yang berdamak Stunting Khusus di Dusun Lape Atas.Adapun kegiatannya adalah sebagai berikut : Prioritas masalah di Dusun Lape atas, Lape bawah, dan Karato ditetapkan pada kasus balita usia 43 bulan dengan berat badan ekstrem 5,3 kg yang terdiagnosa stunting. Penetapan ini diambil berdasarkan kriteria Urgency (Kegawatan), dimana terdapat keterlambatan pertumbuhan sebesar lebih dari 60% dari berat badan ideal usianya. Kasus ini  dikategorikan sebagai red flag yang memerlukan penanganan lintas sektor segera, karena status tersebut tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga  mengancam kelangsungan hidup dan perkembangan saraf pusat anak."Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada tubuhdan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berfikir. Anak Balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2SD dan kurang dari -3SD atau dengan kata lain status gizi yang didasarkan pada parameter Panjang Badan menurut Umur (PB/U), atau Tinggi Badan menurut Umur (TB/U), dimana antropometri hasil berdasarkan pengukuran parameter tersebut dibandingkan dengan standar baku WHO.Beberapa faktor penyebab Stunting yaitu 1.Faktor predisposisi (predisposing factors) : Pengetahuan, sikap, dan pendidikan. 2.Faktor pemungkin (enabling factors) : Akses pelayanan kesehatan, ekonomi, dan sanitasi.3.Faktor penguat (reinforcing factors): Dukungan keluarga, tenaga kesehatan, dan kebijakan pemerintah.Dampak Stunting yaitu :1.Pertumbhan tinggi badan terhambat (Pendek dibanding usia sebayanya).2.Sistem kekebalan tubuh lemah, sehingga anak mudah terserang penyakit infeksi seperti diare, ISPA dan TBC. 3.Resiko penyakit kornis meningkat saat dewasa,seperti diabetes, hipertensi, obesitas, sentral, dan penyakit jantung. 4.Perkembangan organ tubuh tidak optimal, termasuk otak, hati dan ginjal.Upaya pencegahan Stunting : Sebelum Kehamilan : 1.Edukasi dan persiapan gizi calon ibu agar memiliki status gizi baik.2.Pencegahan anemia dan kekurangan energi kronis (KEK) pada remaja putri.3.Pemberian tablet tambah darah (TTD) minimal 1 tablet perminggu bagi remaja putri.4.Edukasi kesehatan reproduksi agar usia menikah ideal (minimal 21 tahun bagi perempuan.Dampak selama kehamilan:1.Pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali selama masa kehamilan.2.Pemberian tablet Fe sebanya 90 tablet selama hamil.3.Konsumsi makanan bergizi seimbang dan kaya protein4.Pemberian makanan tambahan ibu hamil KEK oleh tenaga Kesehatan5.Edukasi pentingnya persalinan di fasilitas ksehatan dan ASI eksklusif.Upaya pencegahan stunting setelah melahirkan : 1.pemberian ASI eksklusif 6 bulan pertama.2 Setelah 6 bulan, berikan MPASI bergizi, bervariasi, dan sesuai usia. 3.Pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin melalui posyandu. 4.Pemberian imunisasi dasar lengkap untuk mencegah infeksi. 5.Pencegahan dan pengobatan dini penyakit infeksi seperti diare dan ISPA.Dampak Lingkungan dan sanitasi :1.Akses terhadap air bersih danjamban sehat. 2.Cuci tangan menggunakan sabun (sebelum makan dan setelah buang air besar).3.Pengolaan sampah dan limbah rumah tangga secara sehat. 4.Pengendalian vektor penyakit (Lalat & nyamuk).

 

 

 

Beri Komentar

Desa

2,976

LAKI-LAKI

LAKI-LAKI 2,976 penduduk

2,932

PEREMPUAN

PEREMPUAN 2,932 penduduk

5,908

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

5,908

TOTAL

TOTAL 5,908 penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

JONI ARDIANSYAH, A.Md

Sekretaris

SYAFRUDDIN

Operator

INDRA KUSUMA, C.CC.,C.DMP

Kasi Pemerintahan

ANDI PUTERA GUNAWAN

Kasi Pelayanan

ROSDIANA, S.Pd

Kasi Kesejahteraan

MAYCHE, S.Pd

Kaur Umum

M ALI AMIN

Kaur Keuangan

JUNIARTI, S.Pd

Kaur Perencanaan

MUSTAKIM H. BAKRI

Kadus Lape Atas

ARGA SARVIANTO

Operator

ROSDIANA, S.Pd

Kadus Lape Bawah

Poakang

Kadus Kerato

JAMALUDDIN GUNAWAN

Kadus Batu Praga

SYARIFUDDIN

Kadus Bahagia

IRVAN SETIAWAN

Kadus Unter Malang

SURYADI

LAYANAN SURAT PENGANTAR

Hari Ini

0

Surat

Kemarin

0

Surat

Minggu Ini

0

Surat

Bulan Ini

0

Surat

Bulan Lalu

0

Surat

Tahun Ini

0

Surat

Tahun Lalu

0

Surat

Total

0

Surat

Sinergi Program
Agenda

Terdahulu

Bimtek

Tgl : 15 Desember 2025 08:35:57
Tempat : Aula Kantor Desa Lape
Koordinator : Syafruddin
Statistik Pengunjung
Hari ini : 35
Kemarin : 176
Total Pengunjung : 8.239
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.141
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v108.01
Sinergi Program
Agenda

Terdahulu

Bimtek

Tgl : 15 Desember 2025 08:35:57
Tempat : Aula Kantor Desa Lape
Koordinator : Syafruddin
Statistik Pengunjung
Hari ini : 35
Kemarin : 176
Total Pengunjung : 8.239
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.141
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v108.01
Pemerintah Desa

JONI ARDIANSYAH, A.Md

Kepala Desa

SYAFRUDDIN

Sekretaris

INDRA KUSUMA, C.CC.,C.DMP

Operator

ANDI PUTERA GUNAWAN

Kasi Pemerintahan

ROSDIANA, S.Pd

Kasi Pelayanan

MAYCHE, S.Pd

Kasi Kesejahteraan

M ALI AMIN

Kaur Umum

JUNIARTI, S.Pd

Kaur Keuangan

MUSTAKIM H. BAKRI

Kaur Perencanaan

ARGA SARVIANTO

Kadus Lape Atas

ROSDIANA, S.Pd

Operator

Poakang

Kadus Lape Bawah

JAMALUDDIN GUNAWAN

Kadus Kerato

SYARIFUDDIN

Kadus Batu Praga

IRVAN SETIAWAN

Kadus Bahagia

SURYADI

Kadus Unter Malang