Kunjungan Menteri Sosial Republik Indonesia ke Nusa Tenggara Barat dalam rangka program Desa Berdaya biasanya merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk:
- meninjau langsung kondisi desa penerima bantuan
- memastikan program pemberdayaan berjalan sesuai tujuan
- menyerahkan bantuan secara simbolis (sering disebut launching atau kick-off)
- berdialog dengan masyarakat dan pendamping sosial
Program ini sendiri berada di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia dan fokus pada penguatan ekonomi masyarakat desa melalui usaha produktif, seperti:
- UMKM desa
- Kelompok usaha bersama (KUBE)
- Pelatihan keterampilan
Secara umum, program Desa Berdaya memang memberikan dukungan dana untuk pengembangan desa biasanya untuk:
- Pemberdayaan ekonomi masyarakat
- Pengembangan usaha produktif
- Peningkatan kesejahteraan sosial
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai menyalurkan bantuan pada Kamis, 16 April 2026:
- Total sekitar 256 desa tahap awal
- Nilai bantuan Rp 300 juta – Rp500 juta per desa
Sebagian desa yang sudah masuk daftar program Desa Berdaya (tahap awal 2026) antara lain:
- Desa Lape
- Desa Dete
- Desa Labuhan Aji
- Desa Pijot
- Desa Sakra
- Desa Tetebatu
- Desa Sembalun Bumbung
- Desa Buwun Mas